Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2015

Review: The Twits


Judul: The Twits
Penulis: Roald Dahl
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 103 halaman
ISBN: 979 22 02757

sumber


Buku ini habis dibaca Syifa dalam beberapa jam saja, akhirnya emaknya juga pengen menamatkan The Twits, buku pinjaman dari perpus sekolah Syifa. Ternyata ya sama, nggak pake lama kok membacanya hehe. Ceritanya menarik dan bukunya tidak tebal, bacaan ringan untuk anak-anak memang. Tapi aku juga menikmatinya lho, seru!

Kali ini Roald mengisahkan tentang sepasang suami istri yang nyentrik. Sang suami, Mr. Twit berjenggot panjang, berkumis, plus bercambang yang membuat wajahnya hampir semua tertutupi rambut kecuali bibir, kening, dan mata. Sayang, dia jorok, tak pernah sekalipun mencuci mukanya sehingga banyak sekali sisa makanan bahkan sampai berhari-hari lamanya menempel di janggut maupun di kumisnya, hiiyy.

Sedangkan istrinya, Mrs. Twit merupakan seorang wanita buruk rupa. Anehnya, dia sebenarnya tidak terlahir jelek lho. Wajahnya manis ketika masih muda, tapi kejelekannya berkembang dari tahun ke tahun. Ada kalimat yang aku suka nih, pas untuk dijadikan sebagai pengingat bagi kita agar tidak usahlah berpikiran negatif, apalagi setiap saat.

"Jika seseorang memiliki pikiran-pikiran jelek, maka itu akan terlihat di wajahnya. Dan ketika orang itu memiliki pikiran-pikiran jelek setiap hari, setiap minggu, setiap tahun, maka mukanya menjadi semakin jelek dan terus makin jelek." Halaman 17-18.

Dan sebaliknya, bila kita selalu berpikir positif, meski wajah kita tak cantik, pikiran positif itu akan membuat kita terlihat cantik.

"Seseorang yang memiliki pikiran bagus tidak akan menjadi jelek. Kau bisa saja memiliki hidung besar, mulut mencong, dagu berlipat, dan gigi tonggos, tapi jika kau punya pikiran-pikiran yang bagus pikiran-pikiran itu akan bersinar di wajahmu seperti sinar matahari dan kau akan selalu terlihat cantik." Halaman 18.

Pasangan aneh ini saling menjahili, mereka sama-sama mempunyai pikiran jahat untuk dilakukan. Banyak sekali ulah mereka yang memuakkan. Misalnya, saat Mr.Twit menaruh kodok di tempat tidur istrinya atau saat Mrs.Twit menghidangkan spaggeti bercacing pada suaminya. Tak hanya itu, mereka pun jahat terhadap hewan peliharaan mereka maupun hewan lainnya. Tapi, seperti semua hal yang sudah pasti di dunia ini, keburukan maupun kejahatan tidak akan selamanya bertahan. Pada akhirnya pasangan suami istri ini pun mendapatkan ganjaran yang setimpal.
Read More

Rabu, 13 November 2013

Buku Hasil Hunting

Jadi nih ya, sampai sekarang masih terbayang-bayaaaang di mataaaa (bacanya pake nada dangdut ya :D) masih berangan-angan bisa balik ke book fair lagi. Sabar deh sabar, mending menanti event lainnya yang pasti jauh lebih keren, lebih banyak diskon, dan lebih banyak penerbit yang ikutan yak. Pas sedang mengingat-ingat buku-buku murmer harga ndlosor itu,kok ya pas banget aku tetiba diadd ke grup Book Fair Online Mizan di Facebook, waaaah bisa lanjut dong nih hunting novel murmernya xixixi *girang. Ceritanya nih mau pamcol haha, mau kasi liat beberapa buku hasil (agak) kalap di book fair kemarin.

 Semua buku ini hasil berlama-lama muterin stand Mizan yang ada di 2 tempat. Pertama yang di dekat pintu masuk, yang kedua di dalam lapangan badminton indoor itu. Stand lainnya kurang gede sih diskonnya jadi ya kurang menarik *maniadiskon*. Sueneng banget ketika bisa dapet 2 novelnya Ifa Avianty, my favorit writer, ada Simply Love dan Love In Rainy Days. Aku selalu suka novel-novelnya yang bertemakan cinta tapi juga bisa membuat ngakak-ngikik bacanya.


Lalu ada Reinkarnasi, novel lumayan tebal dari mbak Sinta Yudisia. Sebenarnya ada juga Existere, karya dia juga tapi kemarin aku kok ga ambil sekalian ya, nyesel deh sekarang. Mbak Sinta ini adalah seorang istri dari PNS Kemenkeu, IRT dengan beberapa anak, hal pertama yang membuatku jadi tertarik untuk membaca buku-bukunya. Nah, 3 buku paling atas adalah jatahnya anak-anak tuh. Meskipun untuk How To Twist A Dragon's Tale sebenarnya aku juga doyan hehe, ntar bacanya biar gantian sama Syifa. Jatahnya Syifa ada beberapa, buku yang berjudul Pets itu juga untuk anak-anak. Huruf-huruf di dalamnya besar-besar dan ceritanya pun menarik. Kalau buku Jika Aku Jadi Panda, itu untuk Farah yang baru latihan membaca dan juga untuk Azzam yang senang dibacakan buku cerita sebelum tidur.

 Buku dengan judul Pengetahuan Paling Menjijikkan Tentang Manusia ini bagus loh, banyak yang bisa membuatmu bergidik hihihi. Aku punya tempat belanja buku online langganan yaitu di HalamanMoeka, ada grupnya juga di FB. Di sana bisa membeli buku baru maupun bekas. Nah, beberapa bulan yang lalu aku sempat memesan buku pak Hernowo yang berjudul Mengikat Makna tapi sayang kehabisan. Alhamdulillah bisa nemu di book fair kemarin dengan harga 15rb saja :D Syifa pasti seneng nih, dapat jatah buku satu lagi, novel anak dengan judul Jam Rahasia. Sekarang buku-bukunya masih tersimpan rapi di kantor. Nanti kalau weekend baru deh dibawa pulang karena Syifa baru boleh baca novel, nonton film, maupun main- main berlama-lama dengan temannya ya pas weekend saja.
Read More

Selasa, 07 Mei 2013

[Buku] April (2)

Image
Judul : My Naughty Little Sister and Bad Harry

Penulis : Dorothy Edwards
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : April 2011
Langsung teringat sama buku jaman ketika SD yang dibelikan Mama, judulnya "Si Bandel" penulisnya Edith Unnerstad. Dulu aku membaca buku itu dengan asyik sekali dan sekarang ingin agar Syifa (7 tahun) juga keasyikan membaca buku-buku yang sejenis. Oleh karena itu, aku membeli buku ini dari mbak Retnadi di www.halamanmoeka.com ketika ada obralan, siiip langsung beli 4 serinya. Nah, sebelum kuberikan kepada Syifa, maka aku harus membacanya terlebih dahulu. Daripada ngantuk ketika acara sosialisasi di ruang rapat yang bbbrrr uadem, aku akhirnya memilih untuk membaca buku ini daripada minum kopi pahit yang nantinya bisa bikin mules mencret xixi. Ga pake lama habisnya, bukunya tipis, font hurufnya gede dan ceritanya menarik. Syifa pasti suka.
Buku ini menceritakan tentang seorang kakak yang menceritakan adiknya, gadis kecil yang nakal. Jadi menggunakan sudut pandang orang pertama, ga jelas deh siapa nama si kakak yang bercerita maupun si adik tokoh utama yang nakal ini hihihi. Biasalah namanya juga anak-anak, ada saja ulahnya kan. Nah, di buku ini terdapat 9 (sembilan)cerita yang semuanya menyenangkan untuk dibaca. Bikin senyum-senyum sendiri, karena dunia anak-anak toh di mana saja ya sama. Ketika membaca buku ini, teringat semua ulah Syifa, Farah, dan Azzam yang aneh dan lucu.
Di seri ini, banyak cerita lucu antara si adik yang nakal dan temannya Harry, yang juga nakal tentunya. Mereka berdua membuat ulah yang ampun ada-ada saja, khas anak-anak lah. Kisah mereka berdua bisa dibaca dalam judul Adikku yang Nakal dan Harry Bengal, Adikku yang Nakal dan Harry Bengal di Perpustakaan, Pinggiran Roti, Harry Bengal Nakal Sekali, Harry Bengal dan Pot Kuningan Bu Cokelat. Di kisah Pinggiran Roti, aku langsung teringat pada Syifa yang juga tidak suka memakan pinggiran roti tawarnya. Sedangkan di kisah Adikku yang nakal dan Cincin, di mana si Adik mengira dia telah menelan cincin Bu Clarke, aku teringat si Farah yang saat itu bahkan benar-benar telah memasukkan cincin mainanya ke dalam mulut, dan hampir tertelan! Fyuuh, alhamdulillah saat itu masih sempat dikeluarkan.
Ingin segera bisa membaca ketiga seri lainnya nih, buku yang cukup menghibur di kala jenuh ^_^
Read More

[Buku] April

    novel
  • Judul        : Pangeran Pencuri (Herr Der Diebe)
  • Penulis     : Cornelia Funke
  • Penerbit   : PT. Gramedia Pustaka Utama
  • Tebal        : 420 halaman
  • Cetakan   : Kedua, Maret 2011
Sebenarnya, serius membaca novel ini kira-kira sekitar bulan Maret, meski saya menambahkannya di shelves currently-reading sejak bulan Februari. Biasa deh, baca ini baca itu, bingung mau selesaikan yang mana hehe. Kebiasaan buruk :(
Venezia, Kota Rembulan. Kota yang terkenal dengan kanal-kanal dan gondolanya yang menjadikan ciri khas kota tersebut. Kota di atas air, so romantic menurut saya. Meski tetap saja agak merasa ngeri karena saya tidak bisa berenang hehe. Ih, siapa gitu yang mau kesana, ngayal doang ini :D
Novel ini menurut saya bagus, saya suka. Para tokoh utama yang merupakan anak-anak itulah yang membuat saya tertarik. Seru sekali membayangkan sebuah petualangan yang dialami oleh segerombolan anak-anak. Ada Prosper dan Bo, sepasang kakak beradik yang lari dari bibinya karena tidak mau terpisahkan. Ada Tawon, seorang anak perempuan yang merasa tidak bahagia tinggal di rumahnya dan juga minggat dari sana. Lalu Riccio dan Mosca yang tidak mau hidup selamanya di panti asuhan.
Mereka berempat ini plus Scipio, sang Pangeran Pencuri, begitu ia menyebut dirinya, tinggal bersama di sebuah gedung bioskop yang sudah lama tidak dipergunakan lagi. Namun, sebetulnya Scipio tidak selalu tinggal bersama mereka, ia hanya muncul sesekali saja membawa barang hasil curiannya. Scipio memang misterius. Salah satu kejutan bagi saya ketika membaca novel ini adalah ketika akhirnya terkuak jati diri Scipio oleh seorang detektif baik hati, Victor Getz.
Bagaimanapun juga, akan lebih asyik kalau dalam penokohannya tetap ada orang dewasa yang baik hati dan membantu anak-anak tersebut. Tidak hanya si Victor, tapi ada juga Ida Spavento yang akhirnya malah memberikan banyak bantuan kepada anak-anak itu. Kejutan lainnya adalah, buku yang saya kira hanya kisah fiksi tanpa hal ajaib di dalamnya, ternyata salah. Ada kisah dongeng ajaib juga di dalam buku ini, tentang komidi putar yang bisa merubah anak-anak menjadi orang dewasa dan sebaliknya. Seruuu deh membaca buku ini, sampai akhirnya tamat dini hari tadi sekitar pukul 2 pagi heuheu.
Read More

Rabu, 29 Desember 2010

Buku Bacaan Nopember

Telat banget postingnya yak....

Selama bulan Nopember kemarin aku cuma selesai membaca satu buku saja. Sayang deh rasanya, padahal banyak banget buku yang menanti giliran untuk dibaca. Bulan pertama full ngantor sih, jadinya waktu untuk membaca berkurang banget. Mungkin bisa ya kalau pandai mengatur waktu, tapi jam pulang kantor alias waktu di rumah aku dilarang baca buku oleh suami. Waktunya hanya untuk anak-anak, kalau mereka akhirnya sudah tidur berarti tiba waktunya bersama suami. Jadi kalau mau baca buku sepertinya harus jam istirahat kantor sepertinya, tapi susah juga hehe.

Oya buku kali ini kubeli dari http://halamanmoekabooks.com dengan diskon 15%.

Buku ini menceritakan tentang perjalanan hidup Iris Krasnow yang sejak remaja terus mencoba mencari pegangan hidup, mencari kedamaian hati dan jiwa, mencari Tuhan. Ketika membaca buku ini aku benar-benar bersyukur akan nikmat iman Islam di dalam hati ini. Tidak usah mengalami pencarian yang panjang dan berliku seperti yang dialami oleh Iris.

Iris mengalami masa-masa lahirnya feminisme yang memandang bahwa menjadi ibu RT saja itu tidaklah adil bagi wanita. Iris mempunyai karir nan gemilang tapi tetap merasakan kehampaan. Ketika akhirnya dia mempunyai anak, di situlah timbul kebimbangan dalam hatinya. Antara memilih karir atau menjadi seorang ibu yang sebenarnya. Bahwa menjadi wanita yang berada di rumah saja itu tidaklah buruk sama sekali, bahkan tetap bisa bekerja dari rumah. Benar-benar memberi semangat buatku, meski pilihanku kini adalah sebagai ibu bekerja. Tapi aku yakin bisa -dengan usaha amat keras- untuk tetap dekat dengan anak-anak.

Pada akhirnya Iris menemukan ketenangan dan kedamaian yang diperolehnya dari menjadi seorang ibu. Ya, berserah diri menjadi ibu. Ternyata tidak mudah memang untuk menjadi seorang ibu, tidak hanya dengan melahirkan anak saja lalu kita disebut sebagai ibu.Tidak hanya itu. Perlu proses panjang termasuk untuk mengalahkan ego dalam diri seorang wanita, menomorduakan hal lainnya dan menomorsatukan anak-anak.

Membaca buku ini membuatku merenung, menutup buku sebentar, lalu menerawang.

foto dari sini

Read More

Selasa, 21 Desember 2010

Buku-Buku MeMa (Mewah dan Mahal)

Teringat suatu waktu beberapa tahun yang lalu ketika masih bertugas di Luwuk, Sulawesi Tengah sekitar tahun 2003. Kalau tidak salah, majalah yang sempat kubaca saat itu adalah majalah Hidayatullah. Ada salah satu bagian keluarga / parenting yang artikelnya ditulis oleh M. Faudzil Adhim. Beliau menuliskan tentang menumbuhkan minat baca kepada anak-anak, dalam hal ini yang dicontohkan adalah yang terjadi di dalam keluarganya sendiri.

Ada kejadian dimana anaknya tidak mau minum obat ketika sakit, tetapi setelah dibacakan buku cerita balita yang berjudul "Aku Tidak Takut Minum Obat" (ternyata terbitan Mizan), alhamdulillah anaknya mau juga minum obat. Saat itu aku masih LDL dan belum punya anak, tapi rasanya pengen banget duduk manis sambil membacakan cerita untuk anak-anakku nanti. Kisah yang lain adalah ketika anak-anak pak Faudzil menabung karena ingin membeli televisi, tetapi keinginan itu dikalahkan dengan keinginan membeli Ensiklopedi Bocah Muslim / EBM (lagi-lagi terbitan Mizan) yang harganya setara televisi baru. Dari situ aku mengetahui bahwa ada tho buku yang wow harganya dengan angka 0 berjejer-jejer sampai jutaan rupiah.Dalam pikiranku muncul banyak pertanyaan, buku macam apa ya yang mahal banget begitu? Pasti super duper bagus isinya, kertasnya kualitas nomer wahid, dan gambar-gambarnya cantik.

Setelah Syifa lahir, mulailah aku mengenalkannya pada buku. Tapi karena buku yang masuk di akal apalagi dari segi harga adalah buku-buku imut tipis murah meriah, maka buku-buku itulah yang lalu kubelikan untuk Syifa yang alhamdulillah antusias dalam merespon buku-buku yang kubacakan. Sampai akhirnya di kantor bisa konek inet, barulah aku browsing EBM, asli pengen tahu penampakan buku mahal ituh. Dan tercengang deh, ternyata tidak hanya EBM ya, ada ILMA, Halo Balita, dan lain-lain yang terbit kemudian. Harganya....teteeep jutaan. Jadi berkhayal bisa beli dan koleksi buku-buku wow itu, punya perpustakaan mini, dan anak-anak bisa menikmatinya. Hampir tiap kali saat aku konek inet, website bukuspesial.com jadi penghias layar kompiku. Bikin ngiler deh melihatnya.

Sewaktu datang ke book fair Juli lalu di Jakarta, makin terkaget-kaget deh. Buku-buku mahal ternyata tidak cuma punya Mizan saja, banyak juga dari penerbit lainnya. Sempat mampir di stannya Grolier dan Pustaka Lebah. Ada juga satu penerbit yang aku tidak familiar dengan namanya, buku yang diterbitkan juga tebal, warna-warni, dan mahal. Tetapi tetep sih, buatku yang sangat kuidamkan adalah EBM. Saat mbak Ratih sering bikin QN promosikan EBM dkk, aku mupeng berat. Alhamdulillah akhirnya ada arisannya jadi bisa ikutan deh.

Kemarin itu ketika mampir ke meja seorang teman kantor, tidak sengaja aku menanyakan buku apa yang ada di mejanya itu, kok kelihatannya menarik sekali. Ternyata buku tersebut adalah buku Cakrawala Pengetahuan Dasar (CPD) terbitan Tiga Raksa. Temanku ini mencoba menawarkannya kepada beberapa teman. Aku yang tidak sengaja ada di situ jadi ditawari juga. Karena begitu lama mengidamkan EBM dan banyak masukan info tentang buku-buku semacam itu, tentu saja hati ini jadi tergoda hehe. Apalagi temanku ini bercerita bahwa CPD sudah tidak ada lagi dalam versi bahasa Indonesia. Tiga Raksa saat ini menjual buku tersebut versi bahasa Inggris, full import, dan tentu saja harganya lebih mahal, sekitar 5 jutaan. Harga yang ditawarkan temanku hanya 2 juta, dan besoknya turun lagi menjadi 1,6 juta bisa dicicil 6x. Duuuh mupeeeng!!!

Mencoba lobi-lobi ke suami, ternyata suami tidak tertarik. Secara dia memang tidak terlalu doyan buku, jadi tidak masuk di akalnya harga buku sebesar itu. Aku jadi bimbang. Akhirnya kusharing saja di Forum Shalahuddin, dan responnya?? Ya Allah, ternyata banyak teman-temanku yang sudah membeli CPD sejak lama, bahkan sejak sebelum menikah lho. Alasannya untuk persiapan kalau nanti punya anak, daripada harganya juga makin naik dan mahal tentunya. Ckckck, hebat euy mereka berfikir sejauh itu. Bahkan ada beberapa teman yang benar-benar koleksi lengkap, bermacam-macam seri dan juga dari bermacam-macam penerbit. Jadi saat kutanya, mereka bisa memberi masukan yang sangat berarti. Justru karena thread itu, makin banyak orang yang sebelumnya tidak tahu (seperti aku) menjadi tahu, buku mana dan penerbit mana yang lebih bagus bukunya atau lebih mahal/murah harganya dibandingkan dengan mutunya.

Hasilnya...banyak yang berminat pada buku yang ditawarkan padaku itu. Aku tentu saja menjadi semakin semangat untuk membelinya. Apalagi banyak yang bilang kalau itu murah banget dibandingkan dengan harga pasaran, bisa dicicil lagi! Well, bismillah akhirnya aku ambil juga satu paket buku CPD tersebut. Awalnya belum bilang sama suami. PDKT dulu laah...cerita pelan-pelan, tentang threadku di forum, tentang banyaknya peminat CPD. Reaksi awal suami sih malah mau jual lagi tuh buku biar untung, aarrggh gemesss. Aku kan maunya beli buat anak-anak, apalagi mumpung Farah baru saja tertarik dibacakan buku. Dulu dia cuek banget kalau aku lagi bacakan cerita, sekarang nagih terus.

Seneng juga, akhirnya suami (mau nggak mau) setuju juga hehe. Mungkin juga karena melihat Syifa antusias banget mau baca bukunya atau mungkin gak tahan melihat muka memelasku ya?? Hihihi. Dan inilah penampakan CPD-nya.


*gambar dari sini
Read More

Jumat, 03 Desember 2010

Buku Lagi....Beli Lagi...

Wanita mana yang tidak suka berbelanja...
Ibu rumah tangga maupun ibu bekerja kantoran sama saja . Apalagi kalau bisa beli secara kredit alias nyicil ya, atau beli secara arisan rame-rame, ya kan....Macam-macam kesukaan para wanita ini, dari yang hobi belanja tas, sepatu, jam, baju, sebut saja deh. Ada yang belanja secara "mikir" maksudnya beli kalau yang ada sudah rusak, atau yang belanja secara "normal" maksudnya beli dan punya tidak cuma satu tapi beberapa yang jumlahnya masih wajar. Atau yang belanjanya "luar biasa" ya....campuran dari suka, hobi, koleksi, atau nagih??

Seperti ibu kepala seksiku nih, beliau sukaaa banget dengan jam tangan. Tiap hari jam tangan yang dipakainya ganti-ganti lho, bermacam merk dan bermacam harga, dari yang ori sampai yang kw. Dan....belinya juga bisa hampir tiap hari haha kebayang nggak? Hampir tiap hari si ibu ini jalan ke belakang kantor yang jadi pasar kaget, sukanya lihat jam-jam tangan yang macem-macem warna dan model itu. Ada juga ibu-ibu yang beli jilbab bisa langsung 18 potong, padahal harga satuannya 100 ribu lho, totalannya aja sudah bisa bikin bengong.

Kalau aku?? Hem...kategori mana ya....sepertinya kategori belanja yang "normal" deh. Tidak ngirit banget, tapi dibilang boros juga nggak tuh (ngeleeeess :p). Tapi kalau soal buku?? Hehehe...kayanya termasuk yang "luar biasa" nih. Masalahnya, masih banyak tuh buku baru belum dibaca numpuk di rak buku, ada yang masih bersampul plastik malah. Tapi....tetep aja tiap ada buku yang disuka dan ada dananya, langsung beli dan beli.

Hem...dan baru-baru ini aku untuk pertama kalinya beli buku buaguuusss banget yang harganya maharani alias mahallll menurutku, terbitan Tiga Raksa. Padahal aku juga sedang arisan buku EBM yang juga mahaalll. Tapi, buku kan jendela ilmu ya. Buku kan gak lekang dimakan waktu (kalau dimakan rayap sih bisa). Buka kan berguna bangeeett..... Buku kan investasi. Buku kan ........

Jadi, meski harus beradu argumen dulu dengan suami masalah beli buku. Meski harus merayu dengan beribu cara. Meski harus rela tidak nyambangi salon untuk perawatan. Meski harus ngirit pulsa dan jajan. Tekad sudah bulat, mumpung anak-anak masih kecil, dan insya Allah ada calon anak-anak lagi nantinya, aku akan memberanikan diri, mencicil untuk beli buku-buku wow itu.


Read More

Kamis, 18 November 2010

Goodreads

Akhirnya tanggal 16 Nop kemarin aku gabung di www.goodreads.com . Tertarik dengan jejaring satu ini, yang isinya para bookaholic dan tentu saja ngebahas buku melulu. Tujuan utama adalah untuk meningkatkan semangat membacaku yang sudah sejak lama hidup segan matipun tak mau -halah-. Tahu ada goodreads juga gara-gara punya kontak yang profesinya penerjemah buku, mbak Rini. Lalu berlanjut dengan meng-invite kontak-kontak lain yang ada hubungannya dengan buku, entah penulis maupun pecinta buku.

Teman-teman MP tercinta, siapa yang sudah gabung di GR a.k.a goodreads??? Add aku dong, id syifarah. Maklum nih, newbie jadi masih culun, tengok kanan tengok kiri, celingukan nyari teman yang dikenal. Belum mendalami isinya GR juga sih, makanya butuh bimbingan para senior . Mohon bimbingan dan sharingnya ya...........
Read More

Rabu, 10 November 2010

Bacaan Oktober 2010

Biar dikit yang penting baca .

  1. Let Me Call U Sweet Heart by Mary Higgins Clark. Penerbit PT. GPU. Novel ini hasil belanja dadakan di www.halamanmoeka.com , maklumlah karena lagi obral (mak-mak pecinta obral, diskon, dan lelang gituuu). Bukunya cetakan lama tapi masih diplastikin alias baru. Kebetulan dulu aku pernah baca novelnya mbak Mary ini dan aku cukup suka, jadi kalau ada kesempatan bolehlah beli untuk dikoleksi. Ceritanya tentang misteri pembunuhan gitu. Lengkapnya.....baca sendiri ya....hehe.
  2. Kekacauan di St. Rollo by Enid Blyton. Penerbit PT. GPU. Tetep deh, masih terbayang senengnya aku dulu pas jaman SD kalau baca buku-bukunya si Enid ini kaya Lima Sekawan yang tersohor itu. Banyak juga yang sudah aku baca dulu tapi lupa yang mana aja. Buku ini juga belinya di www.halamanmoeka.com
  3. Tomy Si Pengadu by Enid Blyton. Penerbit PT. GPU. Aku beli dan bacakan buat Syifa dan Farah, ceritanya asyik dan menyimpan banyak hikmah untuk anak-anak. Lagi-lagi aku terbawa khayalan jaman SD dulu, tiap baca buku punya Enid ini.
  4. The Tale Of Johny Town Mouse by Beatrix Potter. Penerbit PT. GPU. Buku hasil ngembat punya adik hehe, karena modelnya hard cover dan kertasnya cantik aku bawa aja (sori ya diiik...). Syifa suka liat gambar-gambarnya yang berwarna.
  5. Negeri Van Oranje by Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana. Penerbit PT. Bentang Pustaka. Kalau ini, asli nggak bermaksud ngembat lagi. Kecelakaan kok, nggak sengaja dibawa ke Jakarta. Pas dari Malang mau ke Majene kemarin aku sengaja pinjam untuk bacaan di jalan gitu. Ternyata ceritanya asyik banget, sembari ngayal travelling ke Londo sana aku cekikikan sendiri di bandara. Cuek aja kalo ada orang yang heran melihat, habis konyol banget deh. Oya, kebetulan yang namanya Rizki Pandu Permana ini barusan nikah sama kakak sepupuku, mbak Antie (bahasan infotanment nih), jadi tambah suka aja baca bukunya. Belagak kenal ma penulisnya haha.
Untuk bulan Nopember ini....wooow kayanya banyak banget buku baru yang lama maupun baru kubeli tapi belum diperawani , jadi malu ma suami nih. Beli melulu, belanja terus.
Moga-moga banyak yang bisa terbaca, amin.
Read More