Tampilkan postingan dengan label cerita weekend. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita weekend. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Desember 2013

My Weekend: Life Is Never Flat


Berasa iklan banget ya hehe. Kriuk kriuk ngemil kripik kentang itu memang asyik banget. Sayang, aku sendiri jarang beli jajanan itu. Enak sih, tapi isinya seuprit. Mendingan beli pisang goreng aja lebih nendang hihi. Namanya perhitungan apa medit yo iki? Dan seperti si kripik, hidup memang ga pernah datar. Seringkali kruel kruel bergelombang, ada tanjakan ada turunan bahkan lubang. Lha wong jalan tol aja masih bisa macet, apalagi hidup yang memang bisa jadi lebih rumit, errr kalau dibikin rumit hehe. Eh, tapi kan ada tho orang yang merasa hidupnya terlalu datar sampai akhirnya sibuk mencari sensasi lain yang pada akhirnya malah merepotkan dirinya sendiri.

Cerita weekendku kuanggap warna-warni penuh kejutan dan membuatku terpana tapi segera tersadar tuk kembali gegas berjalan. Setelah cerita weekend sebelumnya yang ada foto-foto narsisnya, kali ini nihil ga ada bukti autentiknya. Ya karena kejadian biasa aja yang nggak bisa diabadikan. Ehm, alias asline ga pergi plesiran ke mana-mana hehe, ngruntel aja di rumah.

Weekend ketiga di Nopember kemarin, ada kejadian biasa tapi luar biasa *halah. Biasa lah ya kalau pasangan suami istri bertengkar. Ya kemarin itu tapi kaya Perang Dunia ketiga hiks. Pokoknya shocking deh, ga boleh lah dibahas di sini hehe. Hal terpenting adalah aku tertampar untuk introspeksi diri lebih serius kini. Kalaupun aku benar, aku ga boleh mentang-mentang, ojo dumeh kata wong Jowo. Lha apalagi kalau aku salah, ya harus tahu diri lah. Tentang salah ini, kadang kita lupa ya kalau dosa kita tuh sebenarnya buanyak tapi orang lain kan tidak tahu. Jadilah kita sok innocent. Please don’t do that. Tetaplah tahu diri dan rendah hati. Allah masih berbaik hati menutupi aib kita hingga kita tidak merasa malu hati dan rendah diri.

Weekend keempat, masih nggak ke mana-mana. Beli mangga yang sudah kurang bagus 2 kilo, daripada numpuk banyak gitu akhirnya kubikin puding mangga dan es loli mangga. Sayangnya nggak difotoin hihi. Penampakane ga menarik blas soale hehe. Resep puding mangga dapat dari gugling, milih yang paling mudah cara dan bahannya. Kalau es loli, kebetulan ada cetakan esnya, sayang kalau nggak pernah dipakai, makanya bikin deh buat anak-anak. Mangga tinggal diblender kasi gula atau SKM sesuai selera dan dimasukkan ke cetakan esnya, bekukan  jadi deh.

Weekend kelima, aku dan misua hunting gadget baru di Roxy. Ya karena Selasa sebelumnya BB jadul kesayanganku hilang dicopet di kereta huhuhu. Kalau hape misua memang sudah waktunya ganti, lha sudah sering mati-mati sendiri sih. Cerita lengkapnya ada di rumah sebelah sih hehe.
Eh, ini ngejurnal dari gadget baru lhoo ihiiir. Semoga jadi lebih sering nulis di kedua blogku, aamiin.
Read More

Selasa, 12 November 2013

My Weekend: Arisan dan Berenang

Sepertinya asyik juga ya kalau menyimpan memori tentang kegiatan weekend dengan cara menulis jurnal di blog, lengkap dengan foto-fotonya (kalau ada). Hitung-hitung untuk nambahin jumlah postingan lah xixixi, sekalian ajang narsis (beeuuh teteeep:p). Sudah dua akhir pekan terlalui di bulan Nopember ini, woo tak terasa yaaa, makin dekat saja ke akhir tahun 2013.

Di Nopember ini, dengan menyesal aku mendapati kenyataan bahwa ada dua event asyik yang tidak bisa kuikuti. Pertama, tanggal 3 Nopember kemarin, ada Pesta Literasi di Perpustakaan DKI Jakarta. Selain  acara Bincang Asyik dengan Para Penulis, masih banyak acara-acara menarik lainnya. Tapii yang membuatku nyesel adalah bahwa ada juga Pelatihan Menulisnya! Huhuhu belum rejeki ya, gegara ketinggalan informasi jadinya nggak bisa ikutan. Sekarang ini aku sedang tertarik banget untuk mengikuti kelas atau pelatihan menulis. Ya udin, insyaAllah lain waktu bisa nimba ilmu kepenulisan di event lainnya, aamiin. Kedua, tanggal 9 Nopember, rencananya aku menghadiri event Nova Ladies Fair di Plaza Barat Senayan. Aku udah daftar lho, huhuhu tapi belom jodoh bisa kopdaran dengan teman-teman maya yang tergabung dalam Ibu-ibu Doyan Nulis dan Ibu-ibu Doyan Bisnis. Pasalnya, hari itu aku menanti kabar dari seorang teman apakah siang itu bisa sama-sama menjenguk seorang ummahat tangguh yang baru saja dioperasi di RS Dharmais. Dan ternyata kabar yang kunanti tak kunjung datang. Siang itu pun kuhabiskan dengan membaca Inkheart yang lagi seru-serunya.

Namanya belum rejeki ya, rencana pun bisa meleset, belum takdirnya. Sekarang ceritain aja deh yang udah kejadian dan ada bukti autentiknya :p Nah, hari Minggu tanggal 2 Nopember itu ada arisan. Hehe emak-emak banget yaaaa, hobi arisan. Ceritanya, ibu-ibu orang tua murid kelas 2 Mina, kelasnya Syifa, tergabung di BBM dan WA grup untuk mempermudah sharing informasi tentang anak-anak dan sekolahnya. Lebih asyik dong kalau bisa rutin ketemuan, mengeratkan tali silaturahim gitu judulnya. Maka, diadakanlah arisan rutin ini tiap bulannya. Kali ini diadakan di Cafe Tamani, Bintaro Plaza, pertemuan perdana nih, sayang tidak banyak yang bisa hadir. Weekend gitu loh, banyak yang punya acara keluarga ya. Meski ada juga yang datang cuma say hi, cipika cipiki trus pulang.Sekilas ngebahas tentang Tamani Cafe, beeuuhh harga makanannya mihil-mihil hahaha, ga cocok sama kantong ala wartegku. Jadi ya cuma mesen es krim aja, dapet seuprit harganya 27rb *pengsan.


Wiken berikutnya, Minggu tanggal 10 Nopember adalah saatnya untuk memenuhi janji kepada anak-anak yaitu berenang. Sudah sejak lama anak-anak ingin berenang, tapiii ini bapaknya yang (sok) sibuk melulu. Nah, kemarin itu Syifa sudah pasang wajah berharap poool, dia semangat bantuin aku menyiapkan baju ganti dan baju renang untukku dan adik-adiknya. Alhamdulillah, aku juga lega bisa memenuhi janji pada mereka. Kadangkala keinginan mereka itu kan nggak banyak, nggak ribet, tapi kami sebagai orang tua yang seringkali meremehkan dan menunda-nunda.

Azzam girang banget bisa nyemplung, namanya bocah ya, main air itu kan anugerah banget haha. Aku aja doyan kok :p Kami berenang di Tirta apaa gitu namanya di daerah Ceger. Masuknya per orang cuma 12ribu aja, kalau hari biasa 10ribu. Tapi ya namanya murah, nggak ada fasilitas mainan yang macem-macem sih, cuma perosotan doang satu. Pokoknya ada air udah cukup, bisa berendem kecipak-kecipuk hehe.

Weekend depan mau kemana dan mau ngapain ya? Lom kebayang sih, kalau akhir bulan gitu kan udah bokek, biasanya di rumah aja. Pengen ah praktek bikin kue apa gitu yang gampang, insyaAllah.

Read More